Rabu, 22 Oktober 2014

Kau anggap lah ini cerita pendek!

BERSAMA RIAN MARDIANSYAH
#1


Aku lagi sama si Rian di rumahku. Dia bilang dia sedih. Dia bilang baru putus cinta. "Atau, tujuan hidup ini memang untuk sedih, Rian. Kau anggaplah benar begitu, jadi sekarang harusnya kamu senang, karena sudah mencapai tujuannya".

Si Rian malah ketawa. "Kamu juga harusnya berterimakasih ke dia". Kok, terimakasih? "Iya, ketika dia khianat ke kamu, sebenarnya dia sedang jujur ke kamu. Dia sedang menunjukan dirinya yg tak baik untuk kau pacari atau kau nikahi". 

"Tapi, dia mengecewakan aku, Abang!". Dia manggil aku "Abang". Ya, pastilah kecewa. Dan sekarang kau tahu sekarang pacarmu adalah manusia yang tidak pantas bersamamu, karena nyatanya dia adalah manusia yang mengecewakan. Ke pacarnya aja berani, apalagi ke oranglain. 
"Masihkah akan kau kau tangisi orang macem itu kalau pergi?"

Lalu kata si Rian. "Abang pernah bilang tujuan pacaran adalah untuk putus. Bisa karena berpisah. Bisa karena menikah". Betul, Rian. Nah, satu tujuan sudah kau capai. Selamat ya. Mari rayakan dengan silahkan dimakan kuenya.

Selain sedang sakit hati, Rian juga selalu nyuruh aku nutup mata setiap mau ngambil kue. Malu katanya.
(Ternyata kisah Rian ini bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar